Uncategorized

Mudah Atau Rumit Menulis Garis Lintang dan Garis Bujur?

nk-clinic.net – Garis lintang dan garis bujur merupakan suatu titik dalam Globe yang berfungsi menemukan lokasi tertentu. Dalam menuliskannya, Anda perlu memperhatikan apakah format beserta simbolnya sudah benar sekaligus mudah dipahami oleh pembaca atau tidak. Lalu, bagaimana panduan detail untuk menuliskannya? 

Perbedaan Lintang dan Bujur

Sebelum masuk kepada cara menuliskannya, Anda harus tahu apa definisi dari keduanya tersebut sekaligus perbedaannya. Garis lintang (latitude) adalah garis khayal untuk menentukan lokasi yang ada di bumi atas equator (selatan atau utara). 

Sedangkan garis bujur (longitude) adalah sebuah garis yang mampu menggambarkan sebuah lokasi tempat yaitu barat atau timur dari adanya meridian (selatan atau utara). Intinya lebih kepada penentuan lokasi baik barat atau timur. 

Perbedaannya:

  1. Horizontal imaginary line/ paralel disebut latitude. Sedangkan, vertical imaginary line/ meridian  disebut longitude
  2. Jarak lintang antara satu dengan lainnya sama, sedangkan meridian hanya bertemu di kutub terpisah.
  3. Nol (0) derajat lintang disebut equator. Sedangkan, Nol (00)bujur disebut meridian utama.
  4. Latitude memiliki jumlah baris sebanyak 180. Sedangkan longitude memiliki jumlah baris 360. 

Cara Menuliskan Longitude Sekaligus Latitude

Cara menuliskannya bisa lebih spesifik, selain itu harus berdasar koordinat. Pun harus menggunakan derajat, detik, menit, serta desimal. 

 

  • Menuliskan Latitude Serta Longitude Dasar

 

  • Identifikasi meridiannya. Untuk menunjukkan derajat, gunakan simbol  “°”. Untuk menulis longitude yang ada di Timur Meridian Utama, gunakanlah singkatan BT (Bujur Timur). 
  • Identifikasi latitudenya. Untuk menunjukkan derajat, gunakan simbol  “°”. Ketika bergerak ke arah utara khatulistiwa, latitudenya bertambah 1 hingga 900. Jadi, penulisannya menggunakan Lintang Utara (LU). Sedangkan, ketika bergerak ke arah selatan khatulistiwa, ditulis Lintang Selatan (LS). Contoh 150 LU dan 300 LS.
  • Tulis koordinat latitude serta longitude. Cara nulisnya harus ditulis latitudenya terlebih dahulu yang diikuti koma, baru longitudenya. Contoh 150LU, 300BT.

 

  • Menggunakan Derajat, Menit, Sekaligus Detik

 

  • Identifikasi kedunya. Setelah itu temukan derajatnya, baik latitude atau longitude untuk kemudian dipecah menjadi minutes serta second.
  • Cari minutes atas setiap hasil yang telah ditemukan derajatnya. Jarak antar setiap garisnya dibagi satu derajat. Hasil pembagian ini dapat dibagi lagi menjadi menit. Contohnya, apabila ada 23 menit di antara latitude, maka ditulis 23’.
  • Identifikasi detik antara per minutesnya. Setelah memecahnya menjadi menit, kemudian dapat Anda pecah ulang menjadi detik. Contohnya, apabila terdapat 15 detik, maka ditulis 15’’.
  • Guna mendapatkan angka akuratnya, baik ukuran minute atau second, maka gunakan peta daring. 
  • Tulis derajat, menit, serta detik yang telah Anda temukan. Misalnya, di suatu lokasi ditemukan latitudenya 150LU, 25 menit dan 15 detik, sedangkan longitudenya 300BT, 15 menit, dan 3 detik. Maka ditulis 15025’15’’LU, 30015’3’’BT.

 

 

 

 

  • Menggunakan Derajat Serta Desimal Menit

 

  • Identifikasi titik perpotongan antara longitude dan latitude. Contoh di lokasi terdapat 150LU, 300BB.
  • Temukan menit lokasi, sekaligus angka desimalnya. Contoh, longitudenya memiliki angka 23,0256 minutes
  • Tentukan angka negatif atau positif. 23,456 berarti menunjukkan positive line dari LU khatulistiwa. -23,456 berarti menandakan negative line dari LS khatulistiwa. Begitupun dengan bujur, BT menandakan positif, sedangkan BB Meridian Utama menandakan negatif.
  • Tulis hasilnya secara lengkap. Contohnya, jika diketahui titik sebelumnya adalah 150LU, 300BB. Maka, setelah diidentifikasi menitnya sekaligus desimalnya menjadi 15 10.234, 30 -23.456.

 

 

 

 

  • Menggunakan Derajat Desimal

 

  • Temukan longitude serta latitudenya. Misal, 150LU, 300BB.
  • Temukan angka desimalnya. Contohnya, lokasi Anda 15,23456 utara dan 30,67890 barat.
  • Identifikasi angka positif sekaligus negatifnya. Contohnya, 15,23456 ada di utara khatulistiwa dan  -30,67890 ada di selatan khatulistiwa. Begitupun dengan meridian utama, seperti pada contoh sebelumnya. 
  • Tulislah semuanya secara lengkap. Contoh, 150LU, 300BB dalam format derajat desimal menjadi 15,23456,-30,67890. 

Baca Juga : Simpel Banget! Cara Memasukan Font Ke Photoshop

 

 

Jadi, mudah atau rumit menulis garis lintang dan garis bujur sesuai kaidah yang benar? Mudah kok ya, tinggal hafal aturannya, tulisan Anda pun bisa menjadi benar. Selamat mencoba!